Ia adalah seorang kepala keluarga. Ia juga yang tak lelah mencari nafkah demi keluarga dan bertanggungjawab atasnya. Ia merupakan seorang lelaki yang siap mengajarkan padamu cara mengayuh sepeda, menggendongmu saat kau terlelap karena lelah bermain, dan melindungimu dari ketakutan. Ya, dialah Ayah—sosok pria terbaik yang pernah ada dalam hidupmu.

Selain Ibu, Ayah pun memiliki peran yang cukup besar dalam sebuah keluarga. Perjuangan Ayah dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan sebuah rumah tangga bukanlah hal yang mudah untuk dijalankan. Beban yang dipikulnya pun bukanlah beban yang ringan untuk ditanggung oleh seseorang.

Cerita tentang Ayah tidak hanya akan membuatmu menitikkan air mata. Tetapi juga mampu memunculkan memori yang mungkin terlupakan. Membuat kamu seolah ingin memutar lagi sang waktu.

Oleh karenanya, luangkan waktumu sejenak untuk menanyakan kabarnya, memeluknya, dan berbagi cerita dengannya. Ya, banyak cerita tentang Ayah yang mungkin tak terucap olehmu. Tidak sedikit kenangan bersama Ayah yang mungkin terlupa dalam keseharianmu. Namun, percayalah, Ayah tak akan pernah alpa dalam mengingatmu—walau sedetik pun.

Hal itu juga yang diungkapkan @TerimakasihAyah dalam buku Terima Kasih Ayah. Buku ini tidak hanya akan membuatmu tertegun, merenung, terharu, dan mengingatkanmu pada kenangan bersama Ayah.

Tidak hanya itu, buku ini juga bisa menjadi kado terindah di Hari Ayah yang jatuh pada 12 Nopember ini. Karena, seperti halnya Ibu, Ayah pun memiliki cinta tulus tak terbatas.

Terima kasih, Ayah. Selamat Hari Ayah.


Terima Kasih Ayah merupakan kumpulan kisah nyata tentang cinta kasih yang tulus tak berbatas dari seorang ayah.


Buku Baru

humaira alfarisi 39 55 41