Kamu yang pernah patah hati, jungkir balik mengejar jodoh, berusaha hijrah dan istiqomah, pantang menyerah dalam menggapai mimpi, berjuang dengan rasa sakit (penyakit), berjuang mencari rezeki, atau ada masalah lain yang kamu rasa paling berat/emosional, kamu bisa bagikan kisahmu dalam sayembara ini. Dari ujian/masalah yang kamu hadapi itu, kamu ada usaha untuk bangkit menunjukkan semangatmu bahwasanya segala masalah itu ada jalan keluarnya. Semua masalah itu sesungguhnya kecil karena ada Allah yang Mahabesar. Percayalah, DIA selalu membuka jalan bagi hamba-Nya yang berusaha dan meminta tolong pada-Nya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Rad: 11)

BACA KETENTUANNYA:

  1. Follow instagram: @BerbagiSemangat dan @WahyuQolbu; atau Like Fanpage: Wahyu Qolbu / Twitter: @WahyuQolbu.
  2. Naskah berbentuk cerita pendek (cerpen) berdasarkan KISAH NYATA pribadi/orang lain (sudut pandang orang pertama: Aku/Saya).
  3. Panjang naskah 3—7 halaman (sudah termasuk biodata) di kertas A4, Times New Roman 12 pt, spasi 1,5, & margin normal (justify); TANPA background/font warna-warni, dsb.
  4. Sertakan biodata di bawah ceritamu (CUMA nama lengkap, akun sosmed, email, alamat lengkap, & no. HP). Format: JUDUL, ISI CERITA, dan BIODATA dalam satu file Ms. Word.
  5. Naskah dikirim via e-mail (dalam bentuk lampiran, bukan di badan e-mail; tidak berpassword) ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dengan subjek: BS_namapeserta.
  6. Batas akhir pengiriman naskah 15 Mei 2016, pukul 23.00 WIB.
  7. Pengumuman insya Allah 15 Juni 2016 di www.wahyuqolbu.com.
  8. 10 naskah terpilih akan mendapatkan: buku terbit, pin, goodybag, dan merchandise.
  9. Pertanyaan terkait sayembara bisa diajukan lewat inbox fanpage: Wahyu Qolbu.
  10. Silakan bergabung di Grup Facebook: Penerbit Wahyu Qolbu.

 

Salam,

@BerbagiSemangat & @WahyuQolbu


Buku Baru

ku cinta kau dan dia agar kau dikejar rezeki bang gaber korban zaman