Pacaran. Siapa yang tidak kenal dengan istilah ini? Ketika dua muda-mudi yang saling memiliki perasaan cinta dan meresmikan hubungan mereka dalam ikatan yang belum pasti. Lho, kenapa belum pasti?

Ya, pacaran disebut sebagai hubungan yang belum pasti, karena tidak memiliki status hukum yang jelas. Nah, status yang jelas ada pada hubungan pernikahan. Dalam pacaran, segalanya tidak jelas, terutama saat memutuskan untuk menikah. Ingat, tidak semua hubungan pacaran akan berakhir indah di pelaminan. Banyak pasangan yang berpacaran lama, sudah saling “berbagi” segalanya, justru harus putus di tengah jalan. Kalau sudah begitu, siapa yang rugi?

Dalam Islam tidak ada istilah pacaran. Karena pacaran memicu ke arah yang buruk yaitu zina. Tentu saja zina adalah perbuatan yang dilaknat oleh Allah SWT. Sebaiknya jika memang sudah terlanjur berpacaran, putuskan saja untuk membawa hubungan itu ke arah pernikahan. Semakin lama berhubungan pacaran, semakin membuang waktu dalam ketidakjelasan, kan? Jika belum siap untuk menikah, sebaiknya tinggalkan hubungan pacaran itu dan mempersiapkan diri untuk menata masa depan. Menjomblo sambil menata masa depan, jauh lebih baik dari berpacaran tanpa akhir yang jelas.

Mulai sekarang, pantaskan diri untuk menjadi lebih baik dan tentu mendapat orang yang sesuai. Jodoh itu adalah sebagaimananya kita berakhlak. Jika akhlak kita baik, maka jodoh yang datang akan baik pula. Begitupun sebaliknya. Kalau jodoh belum datang juga? Untuk perempuan, coba baca doa untuk mendapatkan jodoh dan dimudahkan menikah. 

 

Artinya: 

“Ya Allah, muliakan saya dengan (kehadiran) seorang suami yang saleh dan bertakwa. Satukanlah hati kami berdua, perbaikilah diri kami berdua, dan anugerahkanlah kepada kami keturunan yang baik (saleh/salehah). Himpunlah kami berdua dalam kebaikan, kelembutan, dan kesehatan selamanya dengan kasih sayang-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan para sahabatnya.”

Yuk, mulai memantaskan diri untuk mendapatkan yang terbaik ☺


Pacaran memang tidak ada dalam Islam karena mendekati zina. Lebih baik memantaskan diri seperti yang ada dalam buku Pacarmu Belum Tentu Jodohmu karya Muhammad Syafi’ie el-Bantanie. Terdapat kisah inspiratif tentang menikah tanpa pacaran hadir dalam buku ini.


Buku Baru

humaira alfarisi 39 55 41